Pembatasan Akses Aplikasi Jenius Pada Perangkat Jailbreak atau Root

Cerita Jenius
writter Claudia Von Nasution

Pernah dengar soal jailbreak atau root pada gadget? Atau justru sering melakukan itu pada gadget yang teman Jenius miliki? Kalau iya, ada hal yang perlu kamu ketahui sehubungan dengan penggunaan aplikasi Jenius kamu ke depannya.

Dikutip dari Wikipedia, jailbreak atau jailbreaking adalah proses menghilangkan batasan yang diberlakukan oleh Apple pada device dengan sistem operasi iOS seperti iPhone, iPod Touch, iPad, dan Apple TV generasi kedua. Sedangkan root adalah proses yang mengizinkan pengguna smartphone, tablet, dan device lain yang berjalan pada sistem operasi Android untuk mendapatkan kontrol yang lebih tinggi (dikenal dengan 'akses root') pada berbagai subsistem Android.

Jailbreak pada perangkat iOS dan root pada perangkat Android sama-sama bertujuan untuk memperluas fitur yang selama ini dibatasi oleh pengembang perangkat dengan melakukan tweak atau perubahan untuk meningkatkan performa device.

Pengguna bisa meng-instal program tertentu yang bertujuan untuk melakukan custom sesuai dengan kebutuhan atau keinginan pengguna, seperti mengubah tampilan layar smartphone, menambahkan fitur atau aplikasi yang diinginkan yang gak tersedia di App Store atau Google Play Store, memperbaiki bug, hingga mempercepat kinerja perangkat.

Apple dan para pengembang perangkat berbasis Android sendiri secara terbuka gak menyetujui hal ini. Beragam aplikasi yang dirilis secara resmi dan bisa kamu temukan di Play Store atau Google Play Store sudah melalui proses yang memastikan pematuhan perjanjian lisensi dari pengembang iOS dan Android sebelum diterima dan didistribusikan di App Store serta Google Play Store. Karena itu, aplikasi di luar kedua layanan tersebut dilarang demi keamanan pengguna.

Baca juga: Pahami 5 Berikut untuk Meningkatkan Keamanan Jenius Kamu

Kalau teman Jenius melakukan jailbreak pada perangkat iOS atau root pada perangkat Android yang kamu miliki dan terjadi sesuatu yang gak kamu harapkan, misalnya terkena serangan virus atau malware yang lebih umum terjadi pada perangkat jailbreak dan root, kamu harus siap dengan kemungkinan garansi perangkat gak berlaku untuk hal ini. Karena itu, kamu harus berhati-hati dan berpikir dua kali sebelum melakukan jailbreak atau root pada device yang kamu miliki.

Berhubungan dengan hal ini, Jenius juga akan melakukan update pada aplikasi Jenius. Per Oktober 2020, aplikasi Jenius gak akan bisa digunakan sama sekali pada jailbroken atau rooted device. Ditandai dengan munculnya tampilan berikut di aplikasi Jenius kamu:

Perangkat Jailbreak Root

Untuk mengakses aplikasi Jenius, kamu harus mengembalikan pengaturan perangkat ke semula atau menggunakan perangkat lain. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan akun Jenius kamu. Tenang saja, dana kamu di akun Jenius tetap aman kok.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Jenius Help di 1500 365 atau e-mail ke [email protected].


Artikel lainnya