Teman Jenius, pernah gak sih kamu merasa sudah kerja keras dan punya pendapatan sendiri, tapi muncul pertanyaan:
“Uang yang aku kumpulin ini bakal berkah gak ya buat masa depan?”
Di tengah gempuran tren financial glow-up dan healing tipis-tipis, kita sering kali belajar berbagai jenis investasi dengan alasan pengin cepat mapan. Namun, ada satu aspek yang gak kalah penting dari sekadar angka, yaitu keberkahan dan ketenangan.
Nah, di sinilah investasi syariah masuk sebagai pilihan gaya hidup, bukan sekadar produk keuangan. Investasi syariah hadir sebagai solusi investasi halal tanpa riba buat kamu yang ingin tetap relevan dengan zaman, tapi gak mau kompromi soal prinsip.
Yuk, cari tau kenapa investasi syariah itu simpel dan bikin tenang!
Mendengar kata ”syariah”, mungkin sebagian dari kamu masih bingung terhadap definisinya. Faktanya, prinsip dasarnya sebenarnya sangat universal dan etis. Ada tiga hal yang dihindari dari investasi syariah, yaitu:
riba (tambahan yang gak adil/bunga),
garar (transaksi gak halal), dan
maisir (judi atau spekulasi murni).
Investasi syariah juga memastikan uangmu gak diputar di industri yang merusak, seperti alkohol, perjudian, atau senjata. Selain itu, ada aset nyata (underlying asset) yang mendasarinya seperti proyek pembangunan jembatan, gedung, atau kegiatan usaha yang jelas.
FYI, investasi syariah sebenarnya adalah bentuk paling awal dari ethical investing. Kamu gak cuma mencari keuntungan pribadi, tapi juga memastikan uangmu berkontribusi pada ekonomi dengan sehat dan adil.
Lalu, ada apa saja produk investasi yang berbasis syariah?
Kalau kamu baru memulai dan gak punya banyak waktu buat memantau grafik setiap detik, reksa dana syariah adalah jawabannya. Ini adalah instrumen yang paling “ramah kantong” dan praktis.
Kenapa cocok buat kamu?
Di reksa dana syariah, ada Manajer Investasi (MI) profesional yang bertugas meracik portofolio buat kamu. MI-lah yang memilihkan saham syariah mana yang performanya oke atau sukuk mana yang stabil.
Bagaimana cara kerjanya?
Uang yang dikumpulkan dari kamu dan investor lainnya akan dikelola ke dalam instrumen syariah. MI sendiri bekerja di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS), jadi kamu gak perlu pusing mengecek satu per satu apakah emitennya berjualan produk haram atau gak.
Apa kelebihannya?
Diversifikasi: Dengan modal minim mulai dari Rp10 ribu, uangmu sudah tersebar di berbagai aset. Jadi, kalau satu turun, yang lain bisa menjadi back up.
Likuiditas: Bisa dicairkan kapan saja saat kamu butuh dana darurat.
Pernah dengar istilah sukuk tabungan (ST) atau sukuk ritel (SR)?
ST atau SR adalah Surat Berharga Negara yang dikelola dengan prinsip syariah yang diterbitkan langsung oleh Pemerintah Indonesia. Pengembalian modal dan imbal hasilnya juga dijamin oleh undang-undang.
Ibaratnya, kamu meminjamkan uang kepada negara untuk membangun fasilitas publik seperti sekolah atau jembatan; sebagai imbalannya, kamu mendapatkan imbal hasil.
Apa kelebihannya?
Imbal hasil sukuk biasanya jauh di atas rata-rata bunga deposito bank. Ditambah lagi, pajaknya lebih rendah, yaitu hanya 10%.
Apa perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan?
Sukuk Ritel (SR) bisa diperjualbelikan di pasar sekunder. Cocok kalau kamu tipe yang fleksibel.
Sukuk Tabungan (ST) gak bisa dijual sebelum jatuh tempo (tapi terdapat fasilitas early redemption). Cocok buat kamu yang ingin belajar disiplin menabung.
Kalau sudah naik kelas dan ingin mengeksplorasi lebih jauh, kamu bisa melirik obligasi syariah (sukuk) di pasar sekunder.
Berbeda dengan sukuk yang baru rilis (pasar perdana atau SBN), di pasar sekunder kamu membeli sukuk dari investor lain sebelum masa tenornya habis.
Kenapa sukuk di pasar sekunder menarik?
Karena ada potensi capital gain. Misalnya, kamu membeli sukuk saat harganya turun, lalu menjualnya kembali saat harganya naik karena tren suku bunga pasar sedang turun.
Kamu mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual tersebut, di samping tetap mendapatkan imbal hasil rutin bulanan selama kamu memegangnya.
Siapa yang cocok untuk produk ini?
Pilihan ini cocok buat kamu yang sudah punya profil risiko moderat dan mengerti dinamika pasar. Kamu punya kontrol lebih untuk masuk dan keluar dari investasi sesuai dengan strategi finansial pribadinya.
Gimana, sudah mulai mengenal instrumen investasi syariah belum nih?
Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah: ”Mana yang investasi syariah yang cocok buat aku?”
Sebelum memilih, kenali dulu profil risiko dan juga tujuan keuangan kamu. Jangan cuma lihat angka imbal hasil masa lalu, lihat juga siapa Manajer Investasi-nya, baca Fund Fact Sheet-nya, serta pastikan tujuannya jelas.
Nah, di Jenius kamu bisa menemukan berbagai pilihan produk investasi syariah yang bisa dimulai dengan modal kecil, yaitu Rp10.000. Ini pilihan produknya:
Reksa Dana Pasar Uang
Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa Dana Saham
Obligasi seri syariah di Indonesia, yang dikenal sebagai sukuk, terdiri dari instrumen negara dan korporasi berdasarkan prinsip bagi hasil atau sewa tanpa riba.
SR022-T3
SR022-T5
SR023-T3
SR023-T5
Sukuk Tabungan
Sukuk tabungan memberikan return rutin berupa imbal hasil (kupon) floating bulanan berbasis akad ijarah (sewa). Investasi ini aman karena dijamin negara. Sukuk Tabungan gak bisa diperdagangkan di pasar sekunder (tradable), dan sesuai prinsip syariah tanpa riba. Tersedia dengan pilihan tenor 2 dan 4 tahun.
Sukuk Ritel
Sukuk ritel memberikan return rutin berupa imbal hasil (kupon) tetap bulanan berbasis akad ijarah (sewa), aman karena dijamin negara, dapat diperdagangkan di pasar sekunder (tradable), dan sesuai prinsip syariah tanpa riba. Tersedia dengan pilihan tenor 3 dan 5 tahun.
Mulai 6 Maret sampai 15 April 2026, penawaran SBN Ritel seri SR024 sedang berlangsung. Jadi, jangan sampai terlewat ya!
Jadi makin yakin untuk investasi syariah, kan? Apalagi dengan Jenius, kamu bisa investasi syariah dengan simpel tanpa ribet. Intip caranya di sini, yuk!
Buka halaman Aset, pilih Investasi.
Pilih Lihat Produk pada bagian Reksa Dana atau Obligasi & SBN.
Temukan pilihan produk Syariah berdasarkan kategori produk yang tersedia.
Tentukan produk pilihanmu, dan pelajari detailnya.
Setelah memasukkan nominal investasi, setujui syarat dan ketentuannya, lalu Beli.
Pembelian kamu diproses! Tunggu notifikasi selanjutnya dari Jenius.
Gampang banget, kan?
Kamu bisa jadikan investasi syariah sebagai bagian dari upgrade diri dan prinsip kamu. Karena menjaga kesehatan finansial di masa depan adalah salah satu bentuk mencintai diri sendiri yang paling nyata.
Yuk, investasi syariah yang halal tanpa riba di Jenius!
Artikel ini memuat informasi umum sebagai referensi dan edukasi. Dapatkan informasi terbaru seputar produk dan layanan Jenius di laman produk dan layanan terkait.