Bagikan
Highlight Cover
Money Talks

Merencanakan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Dipublikasikan tanggal: September 24, 2018  |  Ditulis oleh: Cynthia Isabella
Alif kini genap berusia 3 tahun. Orang tua Alif sudah mulai memikirkan pendidikan yang akan Alif jalani nantinya. Tentu mereka menginginkan pendidikan terbaik. Mereka yakin hal itu bisa membuat Alif mampu bersaing di dunia kerja dan memiliki jenjang karier yang baik pula nantinya.

Apakah kamu seperti orang tua Alif yang juga sedang menyiapkan pendidikan anak?

Dalam kokreasi bersama Budi Rahardjo, Certified Financial Planner, OneShildt Financial Planning, Jenius akan membantu kamu merumuskan perhitungan finansial yang harus kamu siapkan untuk pendidikan anak di masa depan.

Setelah melakukan berbagai riset kecil di Internet, orang tua Alif mulai menyusun beberapa alternatif sekolah beserta total biaya yang diperlukan. Berdasarkan asumsi dana pendidikan saat ini, total biaya pendidikan di perguruan tinggi berkisar Rp125 juta. Namun, dengan estimasi tingkat inflasi 5-11 persen per tahun, biaya pendidikan akan terus mengalami peningkatan. Langkah tepat untuk hal ini tentunya dengan melakukan persiapan sedini mungkin. Semakin panjang waktu perencanaan, semakin ringan pula angka yang perlu disisihkan.

Lalu, berapa total biaya pendidikan Alif nantinya? Gunakan aplikasi perhitungan dari Bishinews, Financial Calculators dan memasukkan angka-angka berikut ini pada bagian TVM Calculator.

Present Value (PV) = Rp125 juta (total biaya pendidikan saat ini)
Payment (PMT) = 0 (total pembayaran yang sudah dilakukan)
Future Value (FV) = XXX (nilai yang dicari)
Annual Rate % (Rate) = 11% (tingkat inflasi)
Periods (Period) = 15 tahun (jangka waktu Alif saat ini dan saat masuk kuliah)
Compunding = Annually

Dari perhitungan tersebut, total biaya pendidikan Alif 15 tahun kemudian dengan tingkat inflasi pendidikan 11% menjadi Rp598 juta. Lalu, apa yang dilakukan orang tua Alif selanjutnya?

Mengelola cashflow

Sebelum mulai merencanakan keuangan, orang tua harus lebih dulu mengecek arus kas keuangan (cashflow) guna mengetahui kondisi keuangan dan kemampuan menabung setiap bulannya. Keduanya mengidentifikasi besaran penghasilan seperti gaji bulanan, hasil usaha tambahan, serta semua biaya pengeluaran bulanan. Dari hasil identifikasi sederhana ini, kita ibaratkan secara finansial, orang tua Alif surplus Rp2,5 juta per bulan. Hasil surplus inilah yang akan dialokasikan ke dana pendidikan Alif.

Agar cashflow bisa tetap surplus dan stabil, lakukan budgeting dan pisahkan pengeluaran bulanan ke dalam pos-pos berbeda. Untuk mendukung hal ini, gunakan Kartu Debit Jenius. Pengeluaran yang kamu lakukan akan lebih terjaga dan teratur.

Buat tabungan terpisah

Setelah mengetahui total biaya pendidikan yang harus dikumpulkan, tetap gunakan aplikasi Financial Calculators untuk menghitung dana yang perlu disisihkan tiap bulannya. Bunga tabungan umumnya berkisar 4,2 persen. Untuk studi kasus pendidikan Alif, angka tersebut perlu ditambahkan dalam Annual Rate:

Present Value (PV) = Rp 0 (saldo awal tabungan)
Payment (PMT) = XXX (nilai yang dicari)
Future Value (FV) = Rp598 juta (biaya pendidikan Alif)
Annual Rate % (Rate) = 4.2 % (bunga tabungan)
Periods (Period) = 180 (total bulan)
Compunding = Annually

Hasilnya, dana yang perlu disisihkan orang tua Alif adalah Rp2,4 juta per bulan. Nominal tersebut harus dipisahkan agar tidak terpakai untuk keperluan lain. Untuk itu, fitur tabungan otomatis Dream Saver bisa digunakan. Bunga 5 persen per tahun dari Dream Saver tentu membuat jumlah dana yang perlu ditabung jadi lebih kecil, sebesar Rp2,2 juta per bulan.

Pilihan kedua, investasi

Selain menabung, beberapa pilihan investasi bisa jadi pertimbangan. Untuk investasi agresif dengan bunga 15 persen, dana pendidikan yang perlu disisihkan selama 15 tahun memang jauh lebih kecil, yaitu hanya Rp894 ribu per bulan. Perlu diingat, suku bunga yang besar, tentu risikonya juga lebih besar. Apalagi kalau belum pernah mendapat pembekalan mengenai instrumen investasi sama sekali.

Untuk pilihan aman, gunakan Maxi Saver, deposito berjangka dengan bunga hingga 6,25% per tahun. Dalam kasus Alif, orang tua Alif selalu menyisihkan tabungan bulanan di Dream Saver. Setelah setahun atau dana mencukupi, tabungan di Dream Saver bisa dipindahkan ke Maxi Saver untuk bunga yang lebih besar. Dengan suku bunga tersebut dan selalu melakukan rollover dari nilai tenor yang digabung dengan bunga yang diterima, setelah 15 tahun, tabungan dana pendidikan Alif akan terkumpul lebih dari yang diperkirakan.

Perhitungan dana pendidikan Alif ini tentu bisa diikuti siapa pun. Bagaimana dengan kamu dan pasangan? Apakah sudah mulai merencanakan dana pendidikan untuk si kecil di masa depan nanti?

Bagikan
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Get Help

Chat Image

Connect with Jenius