Hindari Jual-Beli Akun Jenius Secara Online

writter Cynthia Isabella

Perkembangan teknologi membuat banyak hal jadi terasa lebih mudah. Mulai dari transportasi hingga hiburan, kita dimanjakan oleh berbagai kemudahan dalam hidup. Termasuk untuk urusan perbankan.

Kemudahan akses perbankan dari mana saja melalui smartphone tentu jadi kebutuhan penting saat ini, apalagi sejak physical distancing diberlakukan. Walaupun begitu, kemudahan tersebut gak lepas dari rangkaian proses sesuai regulasi yang harus diikuti. Hal ini untuk menjamin keamanan dan keabsahan rekening bank yang kamu buat.

Di tengah kemudahan transaksi digital, muncul tren berbahaya yang melibatkan praktik jual beli akun bank atau rekening pihak ketiga. Penting untuk dipahami bahwa tindakan ini gak hanya melanggar ketentuan perbankan, tetapi juga membawa konsekuensi serius bagi pemilik asli akun tersebut.

Karena itu, kamu harus waspada apabila menemukan oknum-oknum yang menawarkan kemudahan memiliki rekening Jenius melalui e-commerce, media sosial, atau website. Hindari membeli akun Jenius yang diperjualbelikan di platform-platform tersebut karena keabsahannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Di Jenius sendiri, kamu bisa membuat rekening Jenius dengan mudah tanpa perlu ke kantor cabang atau Jenius booth, yaitu dengan men-download aplikasi Jenius pada Google PlayStore atau App Store, melakukan proses registrasi dengan melengkapi data diri, kemudian melalukan verifikasi video call dengan Jenius Crew langsung melalui aplikasi.

Setelah lolos verifikasi, rekening Jenius kamu akan aktif dan kamu bisa langsung mengisi saldo minimal Rp500.000 untuk bisa request Kartu Debit Utama Jenius Visa (m-Card) akan dikirimkan ke alamat korespondensi yang terdaftar.

Proses registrasi dan aktivasi tersebut menjamin keabsahan rekening Jenius yang kamu buat. Karena sesuai dengan ketentuan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) tentang penerapan program APU (Anti Pencucian Uang) dan PPT (Pencegahan Pendanaan Terorisme), Jenius berhak menutup rekening yang penggunaannya menyalahi ketentuan, termasuk ketidakjelasan pada pembukaan atau kepemilikan rekening.

Penjualan rekening Jenius pada platform-platform bisa mendorong penyalahgunaan rekening Jenius untuk tindak penipuan oleh pihak gak bertanggungjawab. Karena itu, apabila kamu menemukan e-commerce, media sosial, atau website yang memperjualbelikan akun Jenius, segera laporkan  melalui e-mail ke Jenius Help di [email protected].

Apabila terbukti melakukan penipuan, Jenius akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum tidak bertanggung jawab tersebut, sekaligus menutup rekening yang pembukaan serta kepemilikannya gak jelas, sesuai dengan ketentuan OJK.

Pemilik akun bertanggung jawab penuh atas segala transaksi yang terjadi di rekeningnya, termasuk sanksi penyalahgunaan rekening oleh pihak luar.

Mari bersama-sama menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dengan menjaga rahasia data pribadi kita dari oknum yang tidak bertanggung jawab!

Kalau kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar Jenius, jangan ragu untuk menghubungi SMBCI Care di 1500 365 atau e-mail ke [email protected].

Artikel ini memuat informasi umum sebagai referensi dan edukasi. Dapatkan informasi terbaru seputar produk dan layanan Jenius di laman produk dan layanan terkait.

Artikel lainnya