Bagikan
Highlight Cover
Bisnis

4 Langkah Mengumpulkan Modal Bisnis Walaupun Penghasilan Pas-Pasan

11 October 2019  |  Penulis: Claudia Von Nasution
“Penghasilanku pas-pasan nih. Pengin punya bisnis sampingan deh, biar ada tambahan penghasilan dan bisa nabung. Tapi modalnya gimana ya kalau tiap bulan aja ngepas?”

Membuka usaha memang membutuhkan modal. Tapi selain modal uang, kamu perlu modal niat dan tekad yang bulat. Sehingga di antara keterbatasan-keterbatasan yang kamu punya, kamu bisa mengalahkan keterbatasan tersebut dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai.

Ada banyak cara mendapatkan modal untuk memulai bisnis sampingan, seperti meminjam kepada keluarga atau teman. Namun, alangkah baiknya bila kamu menyiapkan waktu untuk menabung agar perasaanmu dalam memulai usaha lebih enteng karena gak terbebani pikiran “ini harus berhasil karena modal ini semua adalah utang”.

Berkokreasi dengan Daya.id, Sutie Rahyono, seorang praktisi dan pendamping usaha kecil, memberikan empat langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan modal usaha.
  1. Bulatkan tekad dan tentukan tujuan kamu
  2. Banyak orang mengaku gak bisa menabung karena pengeluaran tiap bulan yang cukup besar dan merasa gak sanggup lagi menyisihkan uang untuk ditabung. Apakah kamu salah satunya?

    Untuk itu, sangat penting bagi seseorang untuk membulatkan tekad dan menentukan tujuan keuangan yang dicapai dengan tabungan tersebut. Ibaratnya, jika kamu ke mal tanpa tujuan belanja yang pasti, kamu akan keluar-masuk banyak toko untuk melihat berbagai barang alias window shopping. Dengan melakukan window shopping, tentu ada momen-momen kamu tertarik dengan apa yang kamu lihat sehingga ingin membelinya. Tapi, apakah benar itu yang kamu butuhkan?

    Hal ini berbeda bila kamu sudah menentukan tujuan bepergian ke mal sejak di rumah. Karena ketika kamu ke mal dengan tujuan yang jelas, misalnya belanja kebutuhan bulanan yang stoknya habis di rumah, sejak tiba di mal kamu akan langsung menuju supermarket dan menghabiskan sebagian besar waktu dan budget-mu di sana. Sama seperti menabung, ketika tekad kamu untuk meningkatkan penghasilan sudah bulat, kamu akan fokus dengan tujuan tersebut dan rela mengesampingkan kebutuhan lainnya yang mungkin sebenarnya gak mendesak.

  3. Buat pemetaan rencana, lengkap dengan detail waktu dan perhitungan uang yang dibutuhkan
  4. Sebelum memulai usaha apa pun, sebaiknya kamu membuat pemetaan rencana. Tuliskan ide dan harapan yang ada di kepalamu, agar dapat kamu runutkan dan atur semua dalam pemetaan yang lebih rapi. Dengan catatan itu, kamu seharusnya sudah bisa menentukan berapa modal yang kamu butuhkan dan kapan bisnismu bisa mulai dijalankan.

    Untuk mengetahui kebutuhan modal, kamu dapat menggunakan cara perhitungan sederhana. Misalnya, kamu berencana menjual kopi susu produksi rumahan. Jika dalam sehari kamu bisa memproduksi 100 botol kopi, kamu dapat mengalikan kebutuhan modal bahan baku minimal untuk 14 hari produksi. Dengan begitu, kamu bisa membeli semua bahan dan peralatan, termasuk botol produk, di awal ketika usaha dimulai.

    Setelah mendapatkan angka modal minimum, langkah selanjutnya adalah menentukan kapan bisnismu akan dimulai. Setelah itu, kamu dapat membagi jumlah modal usaha dengan waktu yang masih ada untuk mengumpulkan modal.

    Sebagai ilustrasi, jika kamu membutuhkan modal Rp5 juta dan memiliki waktu 5 bulan, kamu hanya perlu menabung Rp1 juta per bulan. Lalu, apakah angka tersebut terasa berat? Coba deh hitung jika Rp1 juta dibagi 30 hari, hasilnya hanya Rp34 ribu per hari. Di saat yang bersamaan, kamu dapat mengecek catatan pengeluaran harian kamu. Jangan-jangan, “uang jajan” kamu setiap hari lebih dari segitu lho! Kalau iya, bisa dong mengurangi pengeluaran khusus jajan selama paling gak lima bulan?

    Baca juga: Tujuh Tips Sukses Bisnis Kuliner Rumahan khusus

  5. Disiplin mencicil lebih penting daripada mencicil dengan jumlah besar
  6. Ada yang beranggapan, menabung sama dengan menyisihkan uang dengan jumlah besar sejak awal memulai. Padahal, gak begitu lho! Kan dari zaman kecil kita sudah diajarkan bahwa “menabung sedikit-sedikit, lama-lama bisa jadi bukit”. Jadi, daripada kamu memaksakan diri untuk menabung jutaan rupiah per bulannya, dengan niat menghapuskan sama sekali suatu pengeluaran, kamu bisa mengganti strategi dengan mencicil uang tersebut dengan nominal yang lebih kecil setiap periodenya.

    Jika memang target waktu kamu memulai bisnis terlalu sempit, sehingga uang yang harus ditabung setiap bulan terasa sangat besar, lebih baik kamu undur sedikit waktunya. Sehingga ada waktu tambahan untukmu mengumpulkan modal.

  7. Simpan “uang cicilan” segera setelah kamu menerima gaji/penghasilan bulanan
  8. Kapan sih kamu memasukkan uang untuk ditabung setiap bulannya? Apakah setiap akhir bulan ketika ada “uang sisa” yang gak kamu pakai untuk jajan atau belanja?

    Kalau iya, sebaiknya kamu ubah kebiasaanmu ini. Karena, menunggu “uang sisa” gak akan membawamu ke mana-mana. Iya kalau ada sisa, kalau gak? Maka, metode paling baik untuk menabung ketika penghasilan kamu masih pas-pasan adalah dengan menyimpan uang cicilan tabungan modal usaha segera setelah kamu menerima gaji bulanan. Dengan begitu, kamu akan dipaksa keadaan untuk menjadi lebih kreatif agar bisa hidup dengan uang sisa.

    Agar modal usahamu dapat terkumpul tepat waktu, kamu dapat menggunakan fitur Dream Saver yang tersedia dalam aplikasi Jenius dari Bank BTPN. Dengan Dream Saver, kamu gak perlu takut lupa menyisihkan uang untuk ditabung. Karena pada tanggal yang sudah kamu tentukan sendiri, Dream Saver akan melakukan autodebit dari Saldo Aktif kamu.

    Baca juga: Mengantisipasi Pengeluaran Tak Terduga dalam Bisnis
Berapa pun penghasilanmu saat ini, kalau kamu memang berniat untuk membuka usaha sampingan, kamu perlu membuang jauh-jauh pemikiran bahwa orang dengan penghasilan pas-pasan gak bisa mengumpulkan modal. Jika dari awal kamu sudah gak percaya dengan dirimu sendiri, serta niat dan tekadmu belum bulat, kamu perlu berpikir lagi apakah usaha adalah sesuatu yang tepat untukmu.

Perlu lebih banyak informasi seputar mengumpulkan dan mengelola modal untuk usahamu? Bergabunglah dengan Daya.id yang punya banyak tips bisnis yang kamu perlukan.

Belum punya Jenius untuk membantumu mengumpulkan modal usaha? Download dan aktivasi sekarang.

Bagikan
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Get Help

Chat Image

Connect with Jenius