Syarat dan Ketentuan

Silakan membaca Syarat dan Ketentuan berikut dengan seksama.

Instruksimu kami terima secara digital.

  • Seluruh instruksi perbankanmu akan berasal dari mobile app atau online.

  • Kamu akan diminta untuk melakukan otorisasi instruksimu dengan menggunakan berbagai jenis informasi keamanan yang berbeda (misalnya.PIN, nama pengguna, password, token) jika dibutuhkan.

  • Setelah melakukan otorisasi, kami akan mengeksekusi instruksi sesuai perintahmu, maka pastikan kamu tidak memberitahu informasi keamananmu kepada orang lain.

Keamananmu terjamin.

  • Sesuai dengan persyaratan OJK, kamu diminta untuk memberikan data pribadi saat melakukan pembukaan rekening di Bank kami.

  • Pastikan informasi yang kamu berikan adalah informasi akurat dan mohon informasikan kembali jika terdapat perubahan.

  • Kami memastikan kerahasiaan dan keamanan informasi diri yang kamu berikan terjaga dengan baik. Penggunaan datamu akan kami lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kami memahamimu.

  • Kami akan selalu bersikap transparan mengenai produk/layanan kami, termasuk ketika terdapat perubahan dalam Syarat & Ketentuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Kami memiliki tabel biaya transaksi yang dapat kamu lihat di website kami. Kami telah membuat daftar biaya secara ringkas untuk menghindari kebingungan.

  • Jika ada pertanyaan atau feedback mengenai Jenius, Layanan Pelanggan (Jenius Help) (1-500-365) siap membantu 24/7.

SYARAT DAN KETENTUAN

I. DEFINISI

  1. “Bank” adalah PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“BTPN”), berkedudukan di Jakarta Selatan, yang terdiri dari kantor pusat, kantor cabang, Layanan Pelanggan, serta berbagai bentuk kantor lainnya.

  2. “Jenius” adalah produk / layanan perbankan elektronik yang dikeluarkan oleh Bank.

  3. “Rekening” adalah rekening tabungan Jenius BTPN yang dibuka secara otomatis di Bank oleh Nasabah, setelah Nasabah mendaftar di Jenius.

  4. “Nasabah” adalah individu yang terdaftar pada Jenius.

  5. “Cashtag” adalah identitas nasabah yang personal, unik dan aman yang berfungsi sebagai nama dan nomor rekening produk Jenius di bank BTPN.

  6. “Akun Utama” adalah rekening bank yang berupa Rekening. Akun Utama terutama digunakan untuk keperluan transaksi, dan rekening tersebut dihubungkan dengan kartu debit yang diterbitkan secara fisik, yang disebut dengan “m-Card”

  7. “Akun e-Card” adalah Rekening online yang dibuka bersama dengan Akun Utama. Akun e-Card terhubung dengan kartu debit yang diterbitkan secara virtual, yang disebut dengan “e-Card”, yang secara khusus didesain untuk pembelian secara online, seperti pembelian di situs e-commerce

  8. “Akun x-Card” adalah Rekening tambahan, yang dapat dibuka oleh Nasabah sebagai tambahan dari Akun Utama. Akun x-Card digunakan untuk keperluan transaksi, sebagai tambahan penggunaan dari Akun Utama. Setiap Akun x-Card terhubung dengan satu kartu debit yang diterbitkan secara fisik, yang disebut dengan “x-Card”

  9. “Aplikasi Mobile (Jenius App)” adalah aplikasi Jenius yang diunduh dan terpasang pada smartphone Nasabah.

  10. “Internet Banking” adalah layanan internet banking Jenius yang dapat diakses dengan menggunakan peramban (browser)

  11. “Cabang Informasi” adalah customer service point untuk Nasabah yang berupa flagship branch, standalone branch, shop-in-shop, gerai pameran, dan/atau bentuk setara lainnya.

  12. “ATM” adalah Automatic Teller Machine

  13. “Login Fingerprint (One Touch)” adalah suatu metode untuk masuk ke dalam Aplikasi Mobile yang tersedia hanya untuk Nasabah yang menggunakan smartphone yang memiliki fitur fingerprint scanner.

  14. “TCR” adalah mesin Teller Cash Recycler yang terletak pada Cabang Informasi yang ditentukan oleh Bank.

  15. “CDM” adalah Card Dispensing Machine yang terletak pada Cabang Informasi yang ditentukan oleh Bank.

  16. “Layanan Pelanggan (Jenius Help)” adalah customer service center untuk Nasabah yang dapat dihubungi lewat panggilan telepon, email, dan/atau chat.

  17. “Peralatan” berarti semua alat elektronik, wireless, komunikasi, transmisi atau peralatan telekomunikasi, perangkat atau media yang termasuk dan tidak terbatas pada Internet, komputer atau peralatan mobile, perangkat, terminal atau sistem yang mungkin dibutuhkan untuk mengakses dan menggunakan Jenius.

II. PERSYARATAN DAN TATA CARA

  1. Sejumlah persyaratan berikut harus dipenuhi agar dapat mendaftar Jenius: a) Berusia 17 tahun atau lebih, b) Memiliki wewenang untuk mengambil tindakan hukum menandatangani perjanjian mengikat dengan Bank dan tidak dilarang untuk melakukannya di bawah hukum yang berlaku, dan c) merupakan Warga Negara Indonesia.

  2. Pendaftaran hanya dapat dilakukan dengan Aplikasi Mobile dan seluruh proses akan diselesaikan melalui Aplikasi Mobile. Dengan demikian, (calon) Nasabah harus memiliki smartphone dan memiliki nomor ponsel Indonesia yang aktif dan valid agar dapat menerima SMS yang dikirim oleh Bank.

  3. Sebagai bagian dari proses pendaftaran, informasi KTP (foto KTP) harus diunggah dan diajukan pada Bank dengan menggunakan kamera smartphone dengan Aplikasi Mobile. Informasi NPWP juga dapat diajukan dengan prosedur yang sama, tetapi hanya bersifat opsional selama proses pendaftaran. Jika informasi NPWP tidak diajukan pada Bank selama proses pendaftaran, informasi tersebut wajib diajukan kepada Bank dalam waktu 14 hari setelah pendaftaran melalui Aplikasi Mobile di pilihan Edit Profil.

  4. Sebagai prasyarat, Nasabah harus memberikan alamat email aktif miliknya sendiri yang memiliki kapasitas memadai untuk menerima pesan yang dikirim oleh Jenius. Bank tidak bertanggung jawab atas keabsahan, kepemilikan, aktivitas dan kapasitas alamat email tersebut.

  5. Setelah proses pendaftaran diselesaikan melalui Aplikasi Mobile, sebuah Akun Utama akan dibuka oleh Bank. Pada awalnya, Akun Utama akan berstatus semi aktif, yang berarti Nasabah hanya dapat menyetor dan/atau mentransfer dana ke Akun Utama tersebut, dan seluruh transaksi lainnya, termasuk penarikan dan/atau transfer keluar dari rekening tersebut hanya dapat dilakukan setelah Bank menyelesaikan proses verifikasinya sesuai dengan ketentuan Bank dan hukum serta perundangan yang berlaku, dan rekening tersebut telah sepenuhnya menjadi berstatus aktif.

  6. Jika status aktif Akun Utama ditolak setelah proses verifikasi oleh Bank, Akun Utama tersebut akan ditutup secara otomatis. Jika terdapat dana dalam Akun Utama, termasuk Flexi Saver, Dream Saver dan e-Card, BTPN akan mengembalikan seluruh jumlah saldo yang ada (tanpa ada biaya dan/atau bunga) dengan mentransfer dana tersebut ke rekening milik Nasabah di BTPN atau bank lain yang ditentukan oleh Nasabah. BTPN akan menghubungi Nasabah melalui email dan/atau telepon untuk memperoleh informasi rekening tersebut.

  7. m-Card perdana akan diantarkan oleh agen Bank ke alamat yang didaftarkan oleh Nasabah saat proses pendaftaran atau diambil melalui cabang informasi bank. Setelah menerima m-Card, Nasabah harus menggunakan Aplikasi Mobile untuk mengaktifkan kartu sebelum kartu tersebut dapat digunakan di ATM BTPN dan ATM yang termasuk dalam jaringan Bersama/Prima/Visa. Jika karena satu dan lain hal Nasabah melakukan pemblokiran m-Card, permintaan untuk kartu pengganti secara otomatis akan diajukan dan kartu pengganti akan dikirimkan melalui pos/kurir ke alamat yang didaftarkan.

  8. m-Card (atau kartu penggantinya yang diterbitkan oleh Bank) juga berfungsi sebagai tanda bukti kepemilikan atas rekening Nasabah. Jika m-Card hilang maka Nasabah wajib melaporkan kehilangan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku di Bank. Tanda bukti Kepemilikan ini berakhir atau tidak berlaku jika rekening Nasabah ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank.

  9. m-Card dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran untuk bertransaksi di merchant yang memiliki logo Visa. Transaksi penarikan tunai dengan menggunakan jaringan selain jaringan ATM BTPN (seperti Jaringan ATM Bersama, ATM Prima maupun Plus) akan dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan Bank BTPN.

  10. Semua transaksi yang dilakukan Nasabah akan dibebankan sebagai pemakaian dalam mata uang Rupiah. Penggunaan m-Card dalam mata uang asing akan dibebankan setelah dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan nilai tukar yang ditetapkan Bank;

  11. Dalam hal Nasabah melakukan pemindahan / penarikan dana melalui ATM dalam mata uang yang berbeda dari Rekening yang dimiliki, Bank berhak untuk melakukan konversi dengan menggunakan kurs mata uang yang berlaku pada saat konversi dilakukan. Nasabah menyadari dan bertanggung jawab atas resiko fluktuasi nilai tukar sehubungan dengan konversi mata uang tersebut

  12. Nasabah setuju untuk melepaskan Bank dari seluruh kerugian, tanggung jawab, tuntutan dan biaya (termasuk biaya adanya gugatan hukum) yang dapat muncul terkait dengan eksekusi instruksi Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan lain dan/atau transaksi tersebut dieksekusi karena kesalahan Bank.

  13. Pendebitan dan pengkreditan rekening dilakukan dengan penyetoran/penarikan tunai, transfer dana masuk/keluar, transaksi kartu debit, atau dengan cara serupa lainnya yang disediakan oleh Bank, yang akan dieksekusi berdasarkan instruksi Nasabah.

  14. Akun Utama adalah basis dari segala hubungan dengan Jenius, dan jika Akun Utama ditutup, rekening-rekening lain untuk Jenius juga akan turut ditutup.

  15. Penutupan rekening dapat dilaksanakan oleh Nasabah dengan menghubungi Layanan Pelanggan dan/atau Cabang Informasi.

  16. Bank berhak untuk menutup, memblokir atau membekukan rekening Nasabah di Bank jika:

    1. Salah satu rekening yang dimiliki Nasabah telah disalahgunakan, meliputi tetapi tidak terbatas pada mengakomodasi dan/atau melakukan tindak kriminal yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pihak lain, dan/atau Bank.

    2. Nasabah memberikan data/informasi yang dianggap mencurigakan oleh Bank dan/atau memberikan data/informasi palsu, dan/atau tidak bersedia memberikan data/ informasi apapun yang diminta oleh Bank sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku. Bank akan berupaya untuk menghubungi Nasabah dalam hal ini.

    Jika rekening Nasabah akan ditutup oleh karena alasan di atas, Nasabah diwajibkan untuk menarik saldo yang tersisa, atau mentransfer dana tersebut ke rekening di bank lain sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku di Bank. Bank akan menyampaikan alasan penolakan, kecuali diatur lain oleh peraturan perundang-undangan.

  17. Rekening hanya dapat ditutup/dicairkan dan saldo yang tersisa akan dibayarkan kepada pihak yang ditunjuk/pewaris hak yang sah sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku serta persyaratan yang ditetapkan oleh Bank, jika Nasabah:

    1. Meninggal dunia

    2. Dinyatakan pailit

    3. Gagal Bayar

    4. Di bawah perwalian karena alasan tertentu

    5. Tidak memiliki hak untuk mengatur, mengelola atau memiliki kekayaan

III. MANFAAT DAN RESIKO

MANFAAT

  1. Aplikasi Mobile dan Internet Banking tersedia bagi Nasabah untuk melakukan seluruh layanan transaksi keuangan dan nonkeuangan yang disediakan oleh Jenius, kecuali untuk transaksi tunai. Nasabah akan dibantu oleh Layanan Pelanggan dan/atau Cabang Informasi yang ada untuk melakukan layanan transaksi keuangan dan nonkeuangan hanya pada saat Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking tidak dapat digunakan karena alasan yang kuat.

  2. Layanan Pelanggan dan/atau Cabang Informasi tersedia untuk layanan Bantuan Pelanggan seperti pengajuan pertanyaan atau pengaduan.

  3. Transaksi tunai dapat dilakukan menggunakan ATM dan TCR. Secara spesifik, dengan menggunakan m-Card dan/atau x-Card, baik setoran maupun penarikan tunai dapat dilakukan lewat TCR yang terletak pada Cabang Informasi, dan penarikan tunai dapat dilakuakn lewat ATM yang terletak pada Cabang Informasi, cabang BTPN lainnya, dan ATM lain yang terhubung dengan jaringan Bersama/Prima/Visa.

  4. Nasabah sepenuhnya memahami berbagai fitur dari seluruh rekening Bank yang mendasari Jenius, termasuk Akun Utama, Akun e-Card, dan Akun x-Card. Nasabah dapat membuka rekening-rekening tersebut hingga jumlah tertentu, seperti yang telah ditetapkan Bank. Rincian fitur seluruh rekening bank dapat ditemukan dalam informasi produk yang berada di situs Jenius dan/atau Aplikasi Mobile dan Internet Banking.

RESIKO

  1. Nasabah bertanggung jawab untuk memastikan seluruh data dan instruksi yang diberikan pada Bank telah benar dan lengkap. Bank tidak bertanggung jawab atas dampak apapun yang dapat disebabkan oleh kelalaian, ketidaklengkapan atau ketidakjelasan data dan/atau instruksi yang diberikan oleh Nasabah.

  2. Untuk tiap transaksi yang menggunakan Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking, data dan/atau instruksi yang diberikan Nasabah akan dianggap benar dan valid untuk dieksekusi oleh Bank.

  3. Bank berhak untuk tidak mengeksekusi instruksi Nasabah meliputi, tetapi tidak terbatas pada keadaan berikut:

    1. Saldo Rekening Nasabah tidak mencukupi,

    2. Rekening tersebut dikenakan penyitaan atau blokir,

    3. Bank memiliki alasan untuk mencurigai adanya tindakan fraud atau kriminal.

  4. Jika terjadi sengketa antara Nasabah dan pihak ketiga, Bank berhak untuk tidak melakukan pembayaran atau transfer pada siapapun hingga persengketaan yang terjadi antara pihak-pihak tersebut telah diselesaikan dan/atau sesuai dengan keputusan pengadilan yang mengikat secara hukum.

  5. Bank berhak untuk menghentikan sementara layanan melalui Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking untuk periode yang telah ditentukan untuk tujuan pemeliharaan, dan tujuan lainnya yang dianggap sah oleh Bank, dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya pada Nasabah dan tanpa bertanggung jawab pada siapapun.

  6. Bank memiliki hak mutlak untuk memperbaharui, memodifikasi atau mengubah situs web atau perangkat lunak apapun (termasuk aplikasi mobile atau aplikasi lainnya) yang digunakan untuk mengakses Jenius sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan dan tanpa memberikan alasan apapun.

  7. Bank berhak untuk tidak mendukung versi sebelumnya dari perangkat lunak (mobile app) yang digunakan. Jika Nasabah gagal untuk memperbaharui perangkat lunak yang relevan atau menggunakan versi yang disempurnakan, Bank tidak bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkannya.

IV. INFORMASI KEAMANAN

  1. Informasi keamanan berupa Nama Pengguna, Kata Sandi, OTP (one-time-password), kode QR, dan PIN akan dibutuhkan untuk log-in, aktivasi perangkat dan mengeksekusi setiap transaksi yang menurut Bank dibutuhkan sebagai tujuan otentikasi. Untuk tiap informasi keamanan yang akan ditentukan dan ditetapkan oleh Nasabah, Nasabah harus memastikan untuk menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak memasukkan kata sandi yang mudah ditebak serta informasi diri seperti tanggal lahir dan alamat. Penggunaan informasi tersebut akan dianggap sebagai Kelalaian Nasabah.

  2. Informasi keamanan akan menjadi rahasia di bawah tanggung jawab Nasabah, karena informasi tersebut memiliki keberlakuan setara dengan instruksi tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah, dan akan diperlakukan sebagai otorisasi eksplisit oleh Nasabah agar Bank melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking.

  3. Dalam pengunaan login dengan Fingerprint di Aplikasi Mobile, Nasabah harus:

    1. menjadi Nasabah BTPN dan pengguna valid dari Jenius

    2. telah menginstall Aplikasi Mobile di perangkat elektronik

    3. mempunyai setidaknya satu fingerprint yang terdaftar di perangkat elektronik

  4. Jika Nasabah ingin melakukan login Fingerprint, Nasabah harus mengaktifkan layanan ini di saat awal login pertama setelah berhasil membuat Akun Utama dan keluar dari Aplikasi Mobile atau dari menu pengaturan profil di dalam Aplikasi Mobile menggunakan perangkat elektronik Nasabah.

  5. Nasabah bertanggung jawab penuh dengan keamanan terhadap seluruh penggunaan Aplikasi Mobile. Setelah perangkat elektronik Nasabah telah terdaftar dalam BTPN Sign in dari Login Fingerprint, rekening Nasabah dapat diakses dengan menggunakan layanan Fingerprint yang terdaftar di perangkat elektronik Nasabah.

  6. Nasabah menyetujui bahwa, Nasabah tidak boleh memperkenankan adanya Fingerprint yang merupakan milik pihak lain yang terdaftar di perangkat elektronik Nasabah, karena pihak lain tersebut dapat turut mengakses Aplikasi Mobile Nasabah. Nasabah juga mengetahui bahwa otentikasi yang dilakukan oleh Aplikasi Mobile adalah terintegrasi dengan modul proses otentikasi yang terdapat pada sistem operasi pada perangkat elektronik dan Nasabah menyetujui untuk proses ini. Bank tidak bertanggung jawab atas adanya penyalahgunaan dari pihak lain yang turut terdaftar dalam perangkat elektronik Nasabah.

  7. Nasabah dapat menghentikan fitur login Fingerprint setiap saat melalui menu setting profil yang tersedia di Aplikasi Mobile ketika Nasabah mengakses perangkat elektroniknya.

  8. Nasabah mengetahui dan menyetujui bahwa Bank tidak menanggung atau, menjamin, baik secara langsung atau tidak langsung terkait dengan penggunaan login Fingerprint dan atau Aplikasi Mobile, kecuali namun tidak terbatas terkait dengan:

    1. Tahapan login Fingerprint atau Aplikasi Mobile dapat memenuhi persyaratan Nasabah; atau

    2. login Fingerprint atau Aplikasi Mobile akan selalu tersedia, dapat diakses ataupun berfungsi dengan jaringan infrastruktur, sistem atau layanan lain yang Bank tawarkan dari waktu ke waktu

  9. Bank tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang dialami Nasabah sehubungan dengan login Fingerprint (baik secara sengaja atau tidak sengaja) atau menggunakan Aplikasi Mobile, bahkan jika Bank telah memberitahukan kemungkinan kerugian yang dialami, termasuk timbulnya kerugian dari:

    1. Pelanggaran ketentuan dari Bank oleh dan terkait penggunaan Nasabah terhadap proses login Fingerprint atau Aplikasi Mobile.

    2. Terjadinya suatu proses akses yang tidak ter-otorisasi dan/atau penggunaan dari perangkat elektronik secara tidak sah.

    3. penggunaan dalam segala bentuk oleh pihak lain ,terhadap informasi atau data yang berhubungan dengan Nasabah karena menggunakan login Fingerprint atau Aplikasi Mobile dan/atau diperoleh dari penggunaan Nasabah ketika Sign in melalui Login Fingerprint Fingerprint atau melalui Aplikasi Mobile.

    4. akses ke Aplikasi Mobile dengan login Fingerprint oleh pihak lain selain Nasabah;

    5. segala kejadian diluar pengendalian Bank atau karena penggunaan yang tidak wajar; dan/atau terjadinya pemutusan atau penghentian pada saat login Fingerprint atau Aplikasi Mobile

    6. 10. Bank akan mengajukan proses verifikasi yang memenuhi standar Bank untuk memungkinkan Nasabah melakukan transaksi keuangan dan/atau nonkeuangan.
  10. Bank akan mengajukan proses verifikasi yang memenuhi standar Bank untuk memungkinkan Nasabah melakukan transaksi keuangan dan/atau nonkeuangan.

  11. Nasabah menyetujui untuk membebaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, klaim dan biaya (termasuk biaya hukum) yang mungkin terjadi dalam kaitannya dengan pelaksanaan instruksi dari Bank, kecuali Pelanggan dapat membuktikan sebaliknya dan/atau transaksi yang dijalankan karena kesalahan dari Bank.

  12. Nasabah bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan perangkat lunak yang diperlukan dan/atau peralatan yang diperlukan untuk dapat mengakses Jenius dengan resiko yang ditanggung Nasabah

  13. Nasabah juga bertanggung jawab atas kinerja dan keamanan (termasuk tanpa batasan mengambil semua langkah yang diperlukan sejauh mungkin untuk mencegah penggunaan atau akses yang tidak sah) dari setiap peralatan yang digunakan oleh Nasabah untuk mengakses Jenius.

  14. Nasabah harus memastikan bahwa peralatan yang digunakan untuk mengakses Jenius bebas dari kegagalan elektronik, mekanik, data yang gagal atau terkorupsi, virus komputer, bug dan/atau perangkat lunak yang berbahaya dan/atau perangkat lunak yang tidak diizinkan oleh penyedia layanan telekomunikasi, atau produsen atau vendor dari peralatan yang relevan.

    Ini termasuk:

    1. Penggunaan komputer pribadi Nasabah, perangkat mobile dan/atau Terminal Nasabah lainnya dengan perangkat lunak berupa anti-virus terbaru, anti-malware dan firewall yang tersedia dan perangkat lunak yang digunakan secara teratur selalu diperbarui dan dijalankan dengan anti-virus signatures terbaru.

    2. Memastikan bahwa Nasabah tidak melaukan jailbreak, root atau memodifikasi perangkat mobile dan/atau Peralatan lainnya, atau menginstal aplikasi yang tidak diizinkan karena hal ini dapat membuat perangkat lebih rentan terhadap virus dan malware

  15. Nasabah menjetujui bahwa Bank tidak bertanggung jawab atas kegagalan elektronik maupun mekanik, atau data yang terkorupsi, virus komputer, bug dan/atau perangkat lunak yang berbahaya lainnya dari jenis apapun yang mungkin timbul dari layanan yang disediakan oleh penyedia layanan internet yang relevan atau informasi penyedia layanan.

  16. Nasabah bertanggung jawab untuk keamanan m-Card, e-Card, x-Card, dan kartu debit lainnya yang diterbitkan oleh Jenius, termasuk perlindungan dari pencurian dan penyalahgunaan.

  17. Jika salah satu kartu debit yang terhubung dengan rekening Bank yang menjadi dasar bagi Jenius diterbitkan dengan validitas yang menunjukkan bulan dan tahun, tanggal awal adalah hari pertama dalam satu bulan, dan tanggal kedaluwarsa adalah hari terakhir dalam bulan tersebut. Setelah kartu debit tersebut kedaluwarsa kartu tersebut akan dibatalkan dan Nasabah tidak lagi berhak untuk menyimpan atau menggunakannya, dan kartu tersebut harus dihancurkan dengan cara mengguntingnya (termasuk chip dalam kartu tersebut) menjadi dua secara diagonal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah detail kartu disalahgunakan.

  18. Bank dibebaskan oleh Nasabah dari segala kerugian dan dampak hukum yang muncul disebabkan oleh pelanggaran ketentuan penarikan dana, serta membuat daftar Nasabah yang termasuk dalam DHN yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

  19. Dengan melaksanakan transaksi melalui Aplikasi Mobile dan/atau Internet Banking, Nasabah memahami bahwa seluruh komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima oleh Bank akan diperlakukan sebagai bukti solid meskipun tidak dibuat dalam bentuk dokumen tertulis atau diterbitkan dalam bentuk dokumen yang ditandatangani, dan, dengan demikian, Nasabah setuju untuk mengganti rugi dan melepaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, tuntutan dan pengeluaran (termasuk biaya litigasi) yang dapat muncul terkait dengan eksekusi dari instruksi Nasabah.

  20. Bank hanya berkewajiban untuk melayani transaksi tunai (baik setoran maupun penarikan) hingga batas sebesar IDR 99.999.999,00 per transaksi per hari melalui TCR yang terletak di Cabang Informasi. Penarikan tunai di ATM diperbolehkan hingga IDR 15.000.000,00 per hari.

  21. Nasabah menyetujui dan memberikan kewenangan kepada Bank untuk menolak usulan Nasabah atas atau membatalkan identifikasi cashtag Nasabah sesuai dengan kebijakan yang berlaku di Bank dan terkait hal tersebut membebaskan Bank dari segala kerugian, tanggung jawab, klaim dan biaya (termasuk biaya hukum) yang mungkin terjadi dalam kaitannya penggunaan cashtag oleh Nasabah.

V. PEMBUKUAN

  1. Pencatatan setiap transaksi yang terjadi dalam seluruh rekening Bank yang menjadi dasar bagi Jenius dan menyebabkan perubahan pada saldo akan diberikan dalam format yang dianggap tepat oleh Bank.

  2. Bank akan menerbitkan Bukti Transaksi seperti, tapi tidak terbatas pada e-statement yang dapat diunduh oleh Nasabah dari Aplikasi Mobile dan saluran Internet Banking.

  3. E-statement akan diterbitkan secara bulanan (meliputi transaksi dari hari pertama hingga akhir bulan).

  4. Jika Bank tidak menerima pengaduan apapun dari Nasabah dalam tujuh (7) hari setelah menerima e-statement, Nasabah dianggap setuju dengan informasi yang tercantum dalam e-statement.

  5. Kalkulasi bunga Rekening:

    1. Bank berhak untuk menetapkan tingkat suku bunga dalam perundangan yang berlaku, dan Nasabah akan diberitahukan dengan tepat waktu, sesuai ketentuan yang berlaku.

    2. Pajak penghasilan (PPh) atas bunga akan mematuhi peraturan pajak yang berlaku.

V. BIAYA

  1. Bank berhak untuk mendebit Akun Utama dan/atau Sub-Account Nasabah untuk penagihan biaya seperti yang ditetapkan dalam Tabel Biaya dan Tarif yang dapat ditemukan dalam situs Jenius dan/atau Aplikasi Mobile dan Internet Banking. Tabel Biaya dan Tarif berisi informasi mengenai jumlah biaya untuk hal-hal spesifik, seperti yang ditetapkan oleh Bank.

  2. Informasi terkait biaya serta detail terkait lainnya juga dapat diperoleh dengan menghubungi Layanan Pelanggan dan Cabang Informasi yang tersedia.

VII. JAMINAN PEMERINTAH

  1. 1. Bagi saldo deposito Nasabah yang melampaui nilai maksimal deposito dan/atau suku bunga yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), atau tidak memenuhi persyaratan lainnya yang dibutuhkan agar dapat diterapkan untuk program LPS sesuai dengan Peraturan LPS dan/atau peraturan saat ini atau di masa mendatang yang relevan, seluruh risiko yang muncul sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.

VIII. HUKUM DAN YURISDIKSI YANG BERLAKU

  1. Iinterpretasi dan implementasi Syarat dan Ketentuan ini diatur dan tunduk pada hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

  2. Untuk hal-hal yang terkait dengan Syarat dan Ketentuan serta seluruh konsekuensinya, Nasabah akan memilih tempat kedudukan hukum (domisili) yang tetap dan seumumnya di kantor kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan tidak mengurangi hak Bank untuk mengajukan gugatan hukum atau tuntutan terhadap Nasabah dalam pengadilan lain di Indonesia sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku.

  3. Nasabah dan Bank sepakat untuk mengesampingkan ketentuan dalam Pasal 1266 Hukum Perdata Indonesia yang memberi Bank wewenang untuk menutup rekening secara sepihak.

  4. Syarat dan Ketentuan tunduk pada peraturan, termasuk ketentuan dari Peraturan OJK No. 01/POJK.07/2013 mengenai Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, termasuk seluruh perubahannya; Peraturan Bank Indonesia No. 16/1/PBI/2014 tanggal 16 Januari 2014 Tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran dan Surat Edaran BI No.16/16/DKSP tanggaL 30 September 2014 Perihal Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran;

IX. PERNYATAAN DAN WEWENANG

  1. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa setiap data, deskripsi dan tanda tangan Nasabah pada aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, berbagai dokumen lain yang terkait dengan aplikasi pembukaan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan yang digunakan oleh Nasabah, serta tiap instruksi operasional Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, serta wewenang yang diberikan oleh Nasabah pada pihak ketiga (jika ada) dan wewenang yang diberikan pada Bank adalah valid dan sah serta mengikat pada seluruh jenis Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah, kecuali jika dinyatakan lain. Nasabah diwajibkan untuk segera memberikan notifikasi pada Bank atas tiap perubahan nama, alamat, nomor telepon, NPWP dan hal lain yang menyimpang/berbeda dari data/deskripsi yang sebelumnya diberikan oleh Nasabah pada Bank terkait Rekening Nasabah. Kelalaian Nasabah dalam memberitahukan perubahan tersebut pada Bank sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.

  2. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa:

    1. Bank berhak untuk melakukan pengujian terhadap validitas data yang diberikan oleh Nasabah pada Aplikasi Pembukaan Rekening atau aplikasi untuk mengikuti fasilitas/layanan Bank atau aplikasi serupa; dan berhak untuk meminta data tambahan yang dibutuhkan oleh Bank.

    2. Bank telah memberikan penjelasan memadai mengenai karakteristik produk Bank yang akan digunakan dan Nasabah telah memahami seluruh konsekuensi dari penggunaan produk Bank tersebut, termasuk keuntungan, risiko, biaya yang ditimbulkan terkait dengan produk.

  3. Nasabah dengan ini menyatakan memberikan wewenang pada Bank untuk mendebit langsung dana dari rekening Nasabah untuk keperluan transaksi perbankan.

  4. Nasabah dengan ini menyatakan memahami dan menyetujui bahwa Bank berhak untuk memblokir dan/atau menutup rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan nasabah apabila:

    1. Bank memahami dan memiliki alasan yang memadai untuk menyatakan bahwa telah terjadi atau akan terjadi manipulasi perbankan atau kriminal yang terkait dengan Rekening dan/atau layanan/fasilitas perbankan Nasabah.

    2. Nasabah memberikan data yang tidak valid/tidak lengkap pada Bank.

    3. Terdapat permintaan tertulis dari instansi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kantor Pajak atau lembaga berwenang lainnya sesuai dengan hukum dan perundangan yang berlaku atau untuk memenuhi kewajiban/utang yang belum diselesaikan oleh Nasabah kepada Bank.

  5. Nasabah setuju untuk mengizinkan Bank memberikan dan/atau mendistribusikan data pribadi Nasabah untuk tujuan pengaturan. Jika Bank bermaksud membagikan data Nasabah dengan pihak eksternal untuk tujuan pemasaran, Bank harus terlebih dulu persetujuan dari Nasabah tersebut.

  6. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa dia memahami dan sepenuhnya menyadari seluruh risiko yang ditimbulkan dari transaksi, baik yang diproses melalui TCR, tempat lain yang ditetapkan oleh Bank, atau transaksi lain terkait dengan electronic banking, serta sepenuhnya bertanggung jawab atas transaksi yang diproses, termasuk jika terjadi penyalahgunaan Rekening, kartu debit, dan/atau fasilitas/layanan perbankan oleh sebab apapun.

  7. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Nasabah bersedia dikunjungi dan/atau dihubungi oleh Bank melalui sarana komunikasi pribadi Nasabah, untuk menyampaikan informasi (termasuk produk dan/atau layanan), pada hari Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00 -20.00 waktu setempat.

  8. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank dibebaskan dari tuntutan/gugatan ganti rugi yang muncul akibat kegagalan sistem dan/atau fasilitas komunikasi yang disebabkan oleh faktor eksternal di luar kendali Bank.

  9. Nasabah dengan ini menyatakan akan tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan, persyaratan dan ketentuan yang terkait dengan Rekening dan/atau fasilitas/layanan perbankan akan diterima oleh Nasabah seperti hukum, perundangan dan kuasa Bank yang berlaku di Republik Indonesia, akan halnya ketentuan yang ditetapkan oleh Republik Indonesia terkait dengan fasilitas/layanan perbankan yang diberikan oleh Bank pada Nasabah (meliputi tetapi tidak terbatas pada proses transaksi melalui media elektronik).

  10. Seluruh wewenang yang diberikan oleh Nasabah dalam Syarat dan Ketentuan tersebut diberikan dengan hak substitusi, dan sepanjang kewajiban Nasabah terhadap Bank belum sepenuhnya selesai, wewenang tersebut tidak dapat ditarik dan diakhiri untuk alasan apapun, termasuk tetapi tidak terbatas pada alasan yang disebutkan pada Pasal 1813 Hukum Perdata karena wewenang tersebut adalah komponen tak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan yang ada.

  11. Nasabah menyetujui dan mengakui Bank memiliki wewenang untuk meningkatkan, mengubah atau melengkapi Syarat dan Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap perubahan, tambahan atau pembaruan atas Syarat dan Ketentuan tersebut akan disosialisasikan melalui email Nasabah dan Nasabah terikat dengan perubahan di masa mendatang tersebut.

X. KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE)

  1. Nasabah akan membebaskan Bank dari segala tuntutan, jika Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun sepenuhnya yang disebabkan oleh kejadian atau sebab yang berada di luar kendali atau kemampuan Bank, meliputi tetapi tidak terbatas pada bencana alam, peperangan, kerusuhan, kondisi perangkat keras, kegagalan sistem infrastruktur elektronik atau transmisi, gangguan daya, gangguan telekomunikasi, kegagalan sistem kliring atau hal lainnya yang ditetapkan oleh Bank Indonesia atau lembaga berwenang lainnya.

  2. Setelah kejadian yang menyebabkan Bank tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah berakhir, Bank akan melanjutkan kembali instruksi tersebut dalam kurun waktu sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia dan atau Otoritas Jasa Keuangan.

XI. PERTANYAAN DAN PENGADUAN

  1. Nasabah dapat menghubungi Layanan Pelanggan untuk bertanya, mengajukan permintaan, dan/atau mengajukan pengaduan di nomor 1-500-365. Jika nasabah ingin mengajukan pengaduan secara tertulis, nasabah harus menyertakan bukti yang mendukung pengaduan tersebut.

  2. Jika pengaduan tersebut terkait dengan transaksi keuangan yang telah dilakukan, Nasabah harus mengajukannya paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak transaksi keuangan tersebut dilakukan.

  3. Bank akan melakukan pemeriksaan/penyelidikan atas pengaduan tersebut sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.