Bagikan
Highlight Cover
Simpler Life

Mau Jadi Investor? Belajar Investasi dari 5 Sumber Ini

21 April 2021  |  Penulis: Claudia Von Nasution

Teman Jenius berniat menjadi investor? Sebagai pemula, pastikan kamu punya pengetahuan dasar mengenai investasi dan pasar modal sebelum memulai perjalanan panjang menjadi sebagai seorang investor ya.

Ada banyak cara dan tempat untuk mempelajari investasi. Kamu bisa belajar autodidak maupun dengan bantuan mentor, belajar online atau offline, ikut kelas gratis hingga yang berbayar. Pilihlah sumber yang paling sesuai dengan budget dan metode belajar preferensimu.

Belum tau tempat-tempat atau sumber lain yang bisa membantumu belajar investasi? Berikut 5 sumber untuk belajar investasi yang bisa teman Jenius coba dan jadikan pilihan.

Sekolah Pasar Modal (SPM) – IDX

Sekolah pasar modal (SPM) merupakan program yang diadakan Indonesia Stock Exchange (IDX) atau yang dikenal juga dengan nama Bursa Efek Indonesia (BEI). SPM secara rutin mengadakan kelas-kelas pendidikan, khususnya untuk para pemula yang baru mau mulai mengenal investasi.

Ada tiga program SPM yang bisa kamu ambil, yaitu SPM Reksa Dana, SPM Saham, dan SPM Saham Syariah. SPM Reksa Dana hanya diselenggarakan sekali (1 level), sementara SPM Saham memiliki 2 level. Pada level 1 SPM Saham, kamu akan diberikan gambaran umum soal pasar modal dan investasi. Sementara pada level 2, akan ada workshop yang membahas analisis fundamental dan teknikal. Semua kelas-kelas ini diajar oleh pelaku pasar modal dengan pengalaman kerja bertahun-tahun.

Menariknya juga, SPM dapat diikuti oleh seluruh masyarakat, dengan biaya sangat terjangkau. Untuk mengikuti SPM level 1, peserta akan dikenakan biaya Rp100.000, dengan catatan nominal tersebut akan dikembalikan dalam bentuk modal di rekening dana investor (RDI). Ini merupakan kesempatan bagus, karena biasanya syarat setoran awal RDI dan pembukaan akun di sekuritas mencapai jutaan rupiah!

Mau daftar? Langsung kunjungi situs SPM ya untuk memilih kelas online maupun kelas tatap muka.

Baca juga: Investasi Skill Antirugi: Belajar Bahasa Asing

Talkshow dan Workshop Saham dari Perencana Keuangan

Banyak perencana keuangan independen dan investor berpengalaman yang rutin mengadakan talkshow maupun workshop saham secara mandiri. Kelasnya ada yang gratis, ada juga yang berbayar. Topiknya pun beragam—mulai dari ilmu dasar investasi, cara menganalisis saham, hingga market update sesuai dengan kondisi pasar modal dan pasar global terkini.

Saran Jenius, ikutilah beberapa kelas atau program dari pembicara yang berbeda-beda secara berkala. Hal ini dapat membuatmu mendapatkan banyak perspektif soal investasi. Setiap perencana keuangan punya ilmu dasar yang sama, tapi pengalaman dan cara sharing ilmunya yang berbeda.

Di samping itu, ilmu soal investasi terus berkembang. Selain mempelajari pengetahuan dasarnya pada periode awal, gak ada ruginya untuk belajar topik yang lebih advance agar skill berinvestasi teman Jenius semakin tajam.

Stock Online Course – Coursera dan Udemy

Mau cari sumber lain soal investasi? Kamu bisa cek beragam course gratis maupun berbayar di online course provider seperti Coursera dan Udemy.

Masuklah ke situs pilihanmu, lalu cari course dengan kata kunci “investment”. Nantinya akan muncul banyak opsi course dengan berbagai topik, seperti financial markets, stocks and bonds, investment strategy, hingga trading basics. Menariknya lagi, kamu bisa pilih course yang berbeda-beda dari universitas dunia tanpa perlu keluar rumah! ;)

Baca juga: Perdalam Pengetahuan Seputar Bisnis Lewat Situs Belajar Online

Obrolan di Forum dan Komunitas Saham

Cara lain untuk belajar investasi dalam keseharian adalah bergabung dengan forum atau komunitas saham. Banyak forum atau komunitas yang dibentuk para penggiat investasi. Kamu bisa pilih forum atau komunitas yang anggota, obrolan, dan platform-nya paling sesuai dengan preferensimu.

Satu hal yang perlu diingat: jadikan semua cerita atau ilmu yang dibagikan sebagai catatan tambahan. Ambil ilmu yang bisa membuat kamu lebih kaya pengetahuan, kroscek apa pun yang diceritakan menggunakan sumber lain, dan jangan mentah-mentah mengikuti rekomendasi saham yang diberikan. Your money, your responsibility.

Baca juga: Kesalahan-Kesalahan dalam Berinvestasi

Buku-buku Investasi dan Saham

Teman Jenius ingat dong, saat sekolah dan kuliah, sumber utama yang disarankan untuk dikutip adalah buku? Nah, saat belajar investasi juga bisa dipraktikkan lho! Bacalah buku-buku soal investasi, mulai dari buku klasik berisi hal-hal fundamental hingga buku terkini yang menjelaskan topik investasi dengan cara lebih ringan dan menarik.

Satu buku “wajib” para investor yang bisa kamu jadikan buku pegangan adalah The Intelligent Investor karya Benjamin Graham, seorang ekonom dan investor ulung dunia. Secara singkat, buku The Intelligent Investor berisi A to Z soal investasi. Konsep dasar investasi dan value investing diulas secara komprehensif di sini, sesuai dengan pengalaman penulisnya menjadi investor selama berpuluh-puluh tahun.

Sebenarnya, rekomendasi buku ini gak cuma bisa dijadikan pilihan. Karena sebaiknya The Intelligent Investor kamu baca di samping kelas atau workshop yang kamu ikuti agar kerangka berpikirmu soal investasi semakin terbentuk. Yang namanya belajar, semakin banyak sumber akan semakin baik, kan?

Baca juga: Buku-Buku yang Siap Temani Kamu #dirumahaja

Sudah tau mau belajar investasi dari sumber yang mana? Selamat belajar menjadi investor andal ya, teman Jenius! Apa pun caranya, jangan bosan-bosan belajar biar skill investasimu terus terasah.

Saat sudah percaya diri dengan kemampuanmu, pelan-pelan mulailah berinvestasi dengan uang dingin yang sudah kamu miliki. Kamu bisa berinvestasi melalui Tokopedia, Lakuemas, Pluang, Treasury, dan e-mas, karena ada Jenius yang siap mempermudah transaksi investasimu. Pada platform pilihan, gunakan Jenius Pay sebagai metode pembayaran agar kamu hanya perlu memasukkan $Cashtag, kemudian konfirmasi pembayaranmu di aplikasi Jenius. Praktis, kan?

#LakukanDenganCaramu, lakukan dengan Jenius! Download dan aktivasi Jenius sekarang untuk mempermudahmu berinvestasi.


Bagikan