Bagikan
Highlight Cover
Simpler Life

6 Film Indonesia Pemenang Penghargaan Internasional, Sudah Nonton?

30 March 2022  |  Penulis: Fifi Nurfitrianti

Makin ke sini, produksi film Indonesia semakin keren dan variatif. Dengan kualitas yang mumpuni, jangan heran kalau kini film Indonesia gak hanya dinikmati oleh penonton lokal—tapi juga internasional!

Masuknya film-film Indonesia ke berbagai festival film di dunia dari tahun ke tahun, turut membawa pasar yang lebih luas bagi industri perfilman Indonesia. Makanya, menyambut Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret, Jenius mau ajak kamu menikmati dan mengapresiasi film-film Indonesia yang mendapatkan nominasi atau penghargaan internasional.

Berikut adalah enam rekomendasi film Indonesia yang gak boleh kamu lewatkan!

Penyalin Cahaya (2021)

Penyalin Cahaya, disutradai oleh Wregas Bhanuteja, mengangkat cerita penyintas kekerasan seksual yang dialami perempuan muda bernama Sur.

Film yang dikemas dalam genre thriller misteri ini masuk nominasi New Currents di Busan International Film Festival (BIFF) 2021 dan bersaing dengan 10 film dari negara lainnya.

Gak hanya di luar negeri, Penyalin Cahaya juga populer di negeri sendiri. Buktinya, Penyalin Cahaya berhasil meraih 12 penghargaan lewat Piala Citra FFI 2021. Kini Penyalin Cahaya tayang eksklusif di Netflix.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas adalah film adaptasi dari novel berjudul sama karya Eka Kurniawan. Ceritanya tentang Ajo Kawir, seorang jagoan yang suka bertarung tapi memiliki satu rahasia hidup. Dan ternyata, hobinya ini diakibatkan satu rahasia yang selalu dipendamnya.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas berhasil meraih penghargaan International Golden Leopard di Locarno International Film Festival. Selain itu, film ini juga diputar di Toronto International Film Festival 2021.

Buat kamu yang pengin tau apa rahasia Ajo, kamu bisa menonton Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas di Netflix mulai 1 April 2022.

Kucumbu Tubuh Indahku (2018)

Kucumbu Tubuh Indahku bercerita soal Juno, seorang penari Lengger yang berjuang menemukan jati diri lewat emosi dan orientasi seksualnya. Di balik topik yang cukup sensitif, film ini punya banyak pesan, seperti pentingnya mencintai diri sendiri.

Sayangnya, film Kucumbu Tubuh Indahku dinilai kontroversial karena menampilkan isu LGBT, sampai-sampai sempat dilarang tayang di Indonesia. Penayangan perdananya malah terjadi di Venice Film Festival 2018 dan langsung mendapat banyak perhatian dari luar negeri.

Keberhasilannya kemudian berlanjut sampai mendapatkan 3 penghargaan dari International Cinephile Society Awards, Guadalajara International Film Festival, dan Asia Pacific Screen Awards.

Kalau mau nonton, kamu bisa cek situs Bioskop Online untuk streaming Kucumbu Tubuh Indahku hanya dengan Rp5 ribu.

Baca juga: Rekomendasi Film dan Serial yang Bisa Ditonton Saat Liburan

Pengabdi Setan (2017)

Pengabdi Setan adalah film remake dari film horor klasik tahun 1982 dengan judul yang sama. Pengabdi Setan yang merupakan karya sutradara Joko Anwar ini menceritakan tentang kisah sebuah keluarga yang terikat perjanjian dengan setan.

Sebagai salah satu film horor tersukses di Indonesia, Pengabdi Setan juga populer di luar negeri setelah meraih penghargaan kategori Scariest Film Award di Popcorn Frights Film Festival 2018 lho!

Buat yang belum nonton, segera meluncur ke Disney+ Hotstar atau Netflix yuk!

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak bercerita tentang seorang janda muda bernama Marlina yang bertemu dengan sekawanan bandit yang berencana merampok dan melakukan tindak kekerasan seksual kepadanya. Setelah itu, Marlina berusaha mencari keadilan dengan mencari dan membalas para pelaku kejahatan itu.

Film yang dibintangi oleh Marsha Timothy ini berhasil mendapat nominasi dan penghargaan di ajang film internasional, seperti Asia-Pacific Film Festival, Asian Academy Creative Awards, Asian World Film Festival, Five Flavours Asian Film Festival, Catalonian International Film Festival, Tokyo FILMeX, dan masih banyak lagi.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak banyak disukai karena mengandung pesan-pesan tersembunyi tentang perjuangan perempuan dan sistem patriarki yang tersebar di masyarakat. Kalau kamu penasaran, kamu bisa menonton Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak dengan streaming di Netflix.

Baca juga: 3 Aplikasi Streaming Drama Korea yang Legal dan Bebas Iklan

Turah (2016)

Turah adalah film Indonesia yang berkonsep unik di mana seluruh adegannya menggunakan bahasa Tegal sebagai bahasa sehari-hari. Dikenal dengan bahasa Jawa Ngapak, konsep inilah yang membuat Turah berbeda dengan film lainnya.

Turah menceritakan kesenjangan sosial di antara masyarakat Kampung Tirang. Kondisi diperparah dengan hadirnya juragan tanah bernama Darso yang ingin mengambil keuntungan dari para warga. Untuk melepaskan itu semua, warga bernama Turah dan Jadag berjuang untuk melawan penindasan yang dilakukan oleh Darso.

Film bergenre drama ini pernah ditayangkan di ACMI Cinema Federation Square di Melbourne, Australia. Turah juga berhasil meraih beberapa penghargaan internasional, seperti Singapore International Film Festival 2016 dan Bengaluru International Film Festival 2017.

Kalau mau nonton film Turah, kamu bisa cek di website atau aplikasi VIU ya!

Baca juga: 5 Drama Cina Manis dan Romantis Pilihan Jenius

Itu dia enam judul film Indonesia yang mendapat spotlight internasional. Sebagai masyarakat Indonesia, turut berbangga ya melihat sepak terjangnya. 👏👏👏

Mau mengapresiasi karya sineas Indonesia? Salah satu langkah kecil yang bisa kita lakukan adalah dengan menonton di platform yang legal—dan bukan bajakan!

Ada banyak platform film legal yang bisa kamu coba untuk menonton film-film dengan penghargaan internasional, seperti Netflix, Disney Hotstar, VIU, dan Bioskoponline. Biar lebih simpel, kamu bisa pakai e-Card Jenius untuk bayar biaya berlangganan platform streaming kamu. Kartu debit virtual ini bakal membuat transaksi online kamu semakin simpel dan aman!

Sudah siap mengapresiasi film-film kebanggaan Indonesia?

Bagikan