6 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Teman Jenius (Bagian 1)

writter Fifi Nurfitrianti

Saat mulai menggunakan digital banking, terutama Jenius, wajar kalau kamu punya banyak pertanyaan. Mulai dari cara registrasi, keamanan dan privasi akun, hingga apa saja fitur Jenius dan kegunaannya.

Buat kamu yang belum familier, Jenius adalah layanan perbankan digital dari SMBC Indonesia yang bisa bantu kamu mengelola beragam kebutuhan finansial dengan lebih simpel. Mulai dari nabung, transaksi di dalam atau luar negeri, sampai mengatur cashflow, semuanya bisa dilakukan hanya dari smartphone.

Nah, supaya lebih paham sama Jenius dan fitur-fiturnya, artikel ini dibuat untuk menjawab  pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Jenius.So… yuk, kita bahas!🚀

1. Bagaimana cara daftar Jenius?

Untuk daftar, cukup download aplikasi Jenius di App Store atau Play Store. Syarat daftarnya juga simpel kok, tinggal siapkan e-mail nomor handphone yang aktif, KTP, dan NPWP (jika punya). Proses registrasinya cepat , kurang dari 10 menit akun Jeniusmu sudah jadi!

Selain itu, kamu juga bisa datang ke booth Jenius terdekat untuk dibantu proses registrasinya oleh Jenius Crew.

Nah, saat registrasi, kamu diminta untuk memilih tujuan pembuatan akun Jenius sesuai kebutuhanmu, yakni:

  • Bayar, Nabung, dan Investasi kalau kamu pakai Jenius untuk transaksi dan menabung.

  • Solusi Kredit kalau kamu mau menggunakan fasilitas kredit di Jenius. Dengan memilih opsi ini, akan dilakukan proses pengecekan kelayakan kreditmu.

Tenang, pilihan ini hanya membantu Jenius mengetahui kebutuhanmu. Kamu tetap bisa menggunakan semua fitur Jenius yang tersedia di aplikasi.

2. Berapa lama proses aktivasi akun baru?

Akun Jenius milikmu akan langsung aktif dalam 5-15 menit setelah proses verifikasi data diri selesai. Kamu juga akan menerima e-mail kalau akun Jenius milikmu sudah aktif. Cepat, kan?

Namun, kalau akunmu butuh verifikasi lebih lanjut, kamu akan menerima status verifikasi data diri “Tap untuk selesaikan verifikasi” di aplikasi Jenius. Tenang saja, kamu bisa langsung melakukan verifikasi data diri dengan video call di aplikasi atau ke booth Jenius.

3. Apakah Jenius ada biaya admin? Berapa?

Ya, Jenius mengenakan Feesible atau biaya berlangganan (subscription fee) sebesar Rp10.000 per bulan. Feesible ada agar kamu bisa menggunakan seluruh fitur Jenius dengan lebih nyaman.

4. Bagaimana cara perbarui KTP & NPWP?

Untuk update KTP & NPWP di akun Jenius milikmu, kamu bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  1. Pada aplikasi Jenius milikmu, tap foto profil di pojok kiri atas layar untuk masuk ke halaman Profil.

  2. Tap ikon roda gigi di pojok kanan atas layar, lalu:

    • Pilih Detail KTP untuk perbarui data KTP milikmu.
    • Pilih NPWP untuk upload atau perbarui NPWP milikmu.
  3. Siapkan KTP dan NPWP dan ikuti langkah selanjutnya untuk memperbarui data.

Khusus perbarui data KTP, kamu akan diarahkan untuk mengirimkan foto KTP terbaru lewat e-mail di handphone-mu. Cukup pastikan kalau e-mail pengirim sesuai dengan e-mail kamu yang terdaftar di aplikasi Jenius, ya.

5. Apa itu Pengenalan Wajah? Bagaimana caranya mendaftarkan wajah (face registration) di aplikasi?

Pengenalan Wajah adalah cara autentikasi profil kamu di Jenius untuk bantu melindungi data pribadi dan mencegah penyalahgunaan identitas. Selain itu, kamu bisa melakukan pindah perangkat lama ke perangkat baru melalui aplikasi Jenius dengan lebih mudah.

Ini cara untuk mendaftarkan wajah di Jenius:

  • Pada halaman Beranda di aplikasi Jenius, scroll ke bagian Terbaru untuk Kamu.

  • Tap banner Daftarkan wajahmu untuk menambah keamanan akun.

  • Pilih Daftarkan Wajah Sekarang.

  • Setelah itu, ikuti instruksi yang muncul hingga proses selesai.

6. Bagaimana caranya memindahkan akun Jenius ke handphone baru?

Kamu bisa memindahkan akun Jenius ke handphone baru dengan lebih mudah menggunakan fitur Pengenalan Wajah. Caranya:

  • Pastikan kamu sudah mendaftarkan Pengenalan Wajah di handphone lama.

  • Login ke aplikasi Jenius di perangkat baru menggunakan e-mail, password, kode OTP, dan PIN.

  • Saat muncul notifikasi bahwa akun masih terhubung dengan perangkat lain, pilih OK lalu tap Verifikasi Wajah Sekarang.

  • Ikuti instruksi verifikasi wajah hingga proses selesai.

  • Setelah verifikasi berhasil, pilih Hubungkan Perangkat Ini dan login kembali ke akun Jenius.

Kalau kamu gak memiliki akses ke perangkat lama dan belum mendaftarkan Pengenalan Wajah, kamu bisa menghubungi SMBCI Care di 1500 365, mengirim e-mail ke [email protected], atau mengunjungi booth Jenius maupun cabang SMBC Indonesia terdekat.

Masih punya pertanyaan lainnya tentang Jenius dan fitur-fiturnya?

Kamu bisa cari jawaban atas pertanyaan lainnya di halaman Frequently Asked Questions atau tunggu seri Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Pengguna Jenius selanjutnya di Blog Jenius, ya! 🎉

Artikel ini memuat informasi umum sebagai referensi dan edukasi. Dapatkan informasi terbaru seputar produk dan layanan Jenius di laman produk dan layanan terkait.

Artikel lainnya