Bagikan
Highlight Cover
Simpler Life

e-Statement Jenius: Rekening Koran Sebagai Syarat Pengajuan Visa

11 April 2018  |  Penulis: Cynthia Isabella
Di tahun 2016, tercatat ada 8,4 juta orang Indonesia yang melancong ke luar negeri, dan meningkat hingga 9,1 juta di akhir tahun 2017. Diperkirakan, angka ini akan terus naik mengingat jumlah permohonan pembuatan paspor melonjak dari angka 3.032.000 di tahun 2016, menjadi 3.093.000 pada 2017 lalu.

Di tengah maraknya hobi traveling, bepergian ke luar negeri tak pelak turut masuk ke dalam bucketlist banyak orang. Selain negara-negara Asia, kini Australia, Amerika, hingga Eropa juga semakin banyak dikunjungi oleh para traveler. Akses informasi yang kian mudah didapat dan ongkos terbang murah yang semakin gencar dipromosikan oleh maskapai ber-budget rendah membuat melancong ke negara yang ada di benua-benua tersebut menjadi semakin mudah saja.

Persiapan perjalanan keluar negeri
Membahas soal perjalanan keluar negeri, kita dihadapkan dengan berbagai persiapan yang lebih rumit dari perjalanan itu sendiri. Mulai dari membeli tiket, mencari penginapan, menyiapkan biaya hidup selama di negara tujuan, hingga mengurus dokumen penting yang harus dimiliki oleh calon pejalan seperti paspor dan visa kunjungan.

Seperti yang kita tau, paspor adalah hal yang wajib dipunya jika ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Kalau kamu baru pertama kali membuat atau berencana mengganti paspor lama menjadi e-passport, pastikan dokumen-dokumen kamu lengkap sebelum mengajukan pembuatan paspor di kantor imigrasi setempat agar proses pengajuannya lancar. Nah, bagi kamu yang sudah memiliki paspor, pastikan paspormu belum kedaluwarsa atau setidaknya masih memiliki masa berlaku 6 bulan ya.

Selain paspor, visa kunjungan juga gak kalah penting karena visa merupakan surat izin resmi untuk masuk ke sebuah negara. Meski tercatat ada 57 negara yang membebaskan visa bagi turis Indonesia, kamu tetap harus menjalani proses pengajuan visa di sisa negara lainnya. Dalam proses tersebut, dibutuhkan serangkaian prosedur dan pengecekan kelengkapan dokumen yang gak sedikit sebelum kedutaan besar negara yang akan kamu kunjungi mengeluarkan izin untukmu.

Tenang, kini informasi soal pengajuan visa bisa kamu dapatkan dengan mudah melalui website resmi tiap-tiap kedutaan besar negara tujuan ataupun blog para travel blogger. Mulai dari cara, formulir, tips, hingga biaya pengajuan visa bisa kamu temukan di dalamnya.

Nah, salah satu dokumen yang diperlukan untuk melengkapi proses pengajuan visa adalah bank statement atau rekening koran. Dokumen ini merupakan bukti bahwa kamu memiliki dana yang cukup selama perjalanan. Rekening koran bisa didapat dengan mendatangi kantor cabang bank terkait dengan membawa buku tabungan dan kartu debit sebagai syarat pengajuan. Prosedur tambahan yang memerlukan waktu gak kalah panjang, bukan?

e-Statement Jenius sebagai rekening koran
Bagi para pengguna Jenius, taukah kamu bahwa rekening koran bisa diakses dari dalam aplikasi Jenius milikmu sendiri? e-Statement, atau rekening koran, bisa kamu akses sampai 12 bulan terakhir. e-Statement akan mengeluarkan catatan lengkap mengenai seluruh transaksi yang dilakukan di akun Jenius kamu seperti transaksi masuk, transaksi keluar, bunga yang diperoleh, hingga potongan pajak yang dikenakan.

Untuk mendapat e-Statement ini, pilih menu Profile & Setting dari aplikasi Jenius, lalu pilih tahun dan bulan yang catatan transaksinya ingin kamu unduh. Untuk pengajuan visa, berarti kamu memerlukan catatan transaksi dalam 3 bulan terakhir. Dokumen e-Statement akan kamu peroleh dalam format PDF yang bisa langsung disimpan di smartphone atau komputermu jika mengaksesnya melalui secure.jenius.co.id.

Perlu diingat, e-Statement Jenius baru bisa didapat dalam satu minggu setelah bulan berikutnya. Jadi semisal kamu membutuhkan e-Statement untuk bulan Februari, dokumen baru akan tersedia di minggu pertama bulan Maret, begitu seterusnya.

Kini, urusan bank statement atau rekening koran sebagai pelengkap dokumen pengajuan Visa, bisa kamu siapkan lebih mudah dan efisien apabila memakai Jenius. Jika punya pertanyaan lebih lanjut mengenai e-Statement ini, hubungi Jenius Help melalui telepon 1500 365 atau melalui Jenius Chat di aplikasi Jenius kamu.

Selamat melakukan perjalanan!

Bagikan
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Get Help

Chat Image

Connect with Jenius