Cara mengaktivasi akun Jenius-mu

Jika berada di wilayah Jabodetabek

Pilih satu dari dua pilihan metode aktivasi berikut:

A. Jenius Crew mendatangi Anda

Anda bisa meminta Jenius Crew untuk menghampiri Anda dan membantu mengaktifkan akun Jenius kapan pun, di mana pun. Waktu operasional Jenius Crew: Senin – Minggu, 09.00 – 20.00 WIB (kecuali hari libur nasional). Ikuti langkah berikut:

  1. Pastikan GPS pada smartphone Anda aktif
  2. Buka kembali aplikasi Jenius
  3. Klik tombol AKTIFKAN di halaman utama
  4. Klik Bertemu Jenius Crew di lokasi sekarang
  5. Anda akan diarahkan ke halaman resmi activate.jenius.com
  6. Panggil Jenius Crew di lokasi Anda berada sekarang (proses ini bebas biaya)
    *Pin lokasi mungkin sedikit berbeda dari tempatmu berada, namun jangan khawatir, kamu dapat menuliskan alamatmu secara detail.
  7. Untuk keperluan verifikasi, siapkan KTP asli.
  8. Jenius Crew akan meminta tanda tangan dan mengambil foto KTP Anda.
  9. Jenius akan mengirim e-mail yang menyatakan akun Anda telah aktif.
  10. Kartu debit Jenius baru akan diproses setelah aktivasi akun Jenius ini dilakukan dan dikirim ke alamat koresponden di dalam aplikasi.

B. Anda mendatangi Jenius Locations

  1. Luangkan waktu untuk berkunjung dan mengaktifkan akun di Jenius Locations.
  2. Untuk keperluan verifikasi, siapkan KTP asli.
  3. Jenius Crew akan meminta tanda tangan dan mengambil foto KTP Anda.
  4. Jenius akan mengirim e-mail yang menyatakan akun Anda telah aktif.

Jika berada di luar wilayah Jabodetabek

Selesaikan proses aktivasi dengan mengunjungi BTPN Sinaya dan Purna Bakti terdekat dan membawa KTP asli untuk verifikasi.

Mengapa saya harus mengaktivasi akun Jenius?

Setelah menyelesaikan registrasi, akun Jenius Anda masih belum aktif. Aktivitas mengirim uang atau kegiatan transaksi di Jenius belum dapat dillakukan. Agar bisa sepenuhnya merasakan pengalaman Banking Reinvented dan memanfaatkan semua fitur Jenius dengan maksimal, Anda harus mengaktivasi akun Jenius Anda. Ini juga merupakan proses yang diharuskan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

FAQ