Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Debit Jenius Visa payWave
Highlight Cover
Article,Gaya Hidup,Liburan,Pilihan Jenius,Teknologi

Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Debit Jenius Visa payWave

Published on: August 23, 2018  |  Written by: Cynthia isabella
Kalau kamu sering bertransaksi menggunakan kartu debit Jenius, pasti kamu menyadari ada yang berbeda pada kartu debit tersebut. Ya, di atas nomor kartu debitmu, ada logo menyerupai gelombang sinyal yang berarti kartu debit Jenius kamu dilengkapi dengan Visa payWave.

Sudah pernah dengar tentang Visa payWave? Ini adalah teknologi pembayaran contactless milik Visa yang memungkinkan kamu untuk bisa bertransaksi lebih cepat, tanpa perlu menggesekkan kartu ke mesin pembaca kartu, memberikan PIN atau tanda tangan. Cukup dengan menempelkan kartu, transaksimu langsung selesai.

Walaupun sangat mudah untuk digunakan, Visa payWave ini tetap terjamin keamanannya. Selain karena kartu akan tetap ada dalam genggaman dan gak berpindah tangan saat bertransaksi, platform Visa payWave juga menggunakan teknologi chip EMV. Teknologi ini mencegah penipuan dengan cara duplikasi kartu, selain itu chip akan melindungi data-data dan keamanan transaksimu. Ditambah lagi, setiap transaksi yang melebihi Rp1.000.000 akan membutuhkan tanda tangan atau PIN, sehingga uangmu tetap terjaga.

Pembayaran dengan Visa payWave memang lebih mudah dan cepat. Meskipun begitu, kamu tetap bisa bertransaksi dengan menggesek kartu debit Jenius Visa payWave menggunakan mesin EDC biasa. Apa pun bentuk transaksinya, kamu tetap gak boleh lengah dalam menjaga informasi kartu debit kamu dari hal-hal yang gak diinginkan ya. Perhatikan hal-hal berikut ini agar kamu tetap aman dalam bertransaksi:
  1. Meskipun sudah dilengkapi dengan chip yang gak bisa diduplikat, kamu tetap harus menghindari menyerahkan kartu debit kamu ke orang lain (kecuali untuk keperluan belanja, misalnya ke petugas kasir). Memberikan informasi seperti nomor kartu, expiry date, atau kode CVV dalam bentuk lisan, tulisan, foto, scan, atau fotokopi kepada orang lain sangat gak dianjurkan.
  2. Saat berbelanja, pastikan petugas kasir gak menggesek kartu selain ke mesin EDC, misalnya ke mesin Point of Sales, untuk alasan apa pun.
  3. Meskipun kamu bisa menggunakan tanda tangan untuk memverifikasi pembayaran, usahakan untuk selalu menggunakan PIN agar lebih aman.
  4. Saat proses pembayaran, serahkan kartumu di depan mesin EDC. Hindari menyerahkan kartu jauh dari mesin EDC, karena ini akan membuka kesempatan informasi kartumu berpindah tangan.
Gak hanya saat melakukan transaksi, penarikan tunai di ATM pun perlu waspada. Misalnya dengan memastikan PIN yang kamu masukkan tertutupi sehingga terhindar dari dilihat pihak yang gak diharapkan. Kamu juga gak perlu panik apabila kartu debit Jenius Visa payWave kamu tertelan di mesin ATM, cukup blokir permanen kartu dari aplikasi Jenius, lalu tunggu kartu yang baru dikirim. Hindari menerima bantuan dari orang yang gak kamu kenal.

Begitu pula saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Cukup membawa kartu debit Jenius Visa payWave yang kamu perlukan saja, bahkan kalau bisa, hindari pemakaian m-Card karena memiliki akses langsung ke rekening utama kamu. Akan lebih baik apabila memanfaatkan x-Card dengan limit penggunaan kartu yang sudah diatur dari fitur Card Center. Dan sementara m-Card gak kamu gunakan, kamu bisa memblokir sementara kartu tersebut sampai kamu memakainya lagi setelah kembali dari perjalanan luar negerimu.

Perkembangan teknologi memang dibuat untuk memudahkan hidup kita, tapi terkadang itu juga bisa membuat kita lengah. Karena itu, pastikan kamu selalu berhati-hati saat bertransaksi. Untuk informasi lebih lanjut seputar kartu debit Jenius Visa payWave, kamu bisa mengakses halaman berikut, atau dengan menghubungi Jenius Help di 1500 365 atau Jenius Chat langsung dari dalam aplikasi Jenius kamu.
Share

Get Help

Chat Image

Connect with Jenius